Analisis Menyablon Dan Merajut Terhadap Kreatifitas Warga Binaan Lapas
Abstract
Masih banyak kegiatan positif yang dapat dilakukan meskipun sedang pandemi salah satu nya adalah dengan cara merajut dan menyablon. Kegiatan positif ini dapat berpengaruh meningkatkan kreatifitas warga binaan di dalam Lapas selain itu juga dapat sebagai ilmu untuk merintis usaha sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomo 32 Tahun 1999 Tentang Syarat Dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan. Metode penelitian ini dilakukan secara kualititatif dan penerapan praktikal base dengan menggunakan observasi. Fokus identifikasi adalah mengukur pengaruh antusiasme dalam membuat rajut dan sablon terhadap kreatifitas warga binaan. Kerangka praktikal untuk mendukung penelitian ini disajikan dalam bentuk penjelasan atas prosedur pelaksanaan penelitian.Menyablon dan merajut memberikan pengaruh yang sangat baik bagi warga binaan, selain mereka mempunya kegiatan, praktik menyablon dan merajut juga meningkatkan pengetahuan akan desain fashion
Key Words: Menyablon, Merajut, Edukasi Fashion
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Afanasyev, V. V., Ivanova, O. A., Rezakov, R. G., Afanasyev, I. V., & Kunitsyna, S. M. (2019). Organizational environment for the schoolchildrens’ professional identities: establishing, modelling, efficiency expectations and long-term development. International Journal of Civil Engineering and Technology, 10(2), 1612.
Aminah, S. (2019). Pengantar Metode Penelitian Kualitatif. Prenada Media.
Arikunto, S. (2010). Metode Peneltian. Jakarta: Rineka Cipta.
Dougia, E. (2020). Entrepreneurial skills development: A study of how Greek state Vocational Upper Secondary schools adopted an entrepreneurship strategy in order to grow soft skills in their students.
Inanna, I., Rahmatullah, R., & Nurdiana, N. (2019). Pembelajaran kewirausahaan berbasis hand made. Seminar Nasional Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Makassar, 173–176.
Kuratko, D. F. (2016). Entrepreneurship: Theory, process, and practice. Nelson Education.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1984). Qualitative data analysis: A sourcebook of new methods. In Qualitative data analysis: a sourcebook of new methods. Sage publications.
Moleong, L. J. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif, Edisi Revisi Cet. Ketigapuluh. Bandung: Remaja Rosdakarya Bandung.
Nugrahani, F., & Hum, M. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Solo: Cakra Books. Rahayu, M., Rasid, F., & Tannady, H. (2019).
Rahmawaty, Dewi; Nadiroh; Achmad Husen; Purwanto, A. (2021). MERAJUT SEBAGAI KEGIATAN BARU UNTUK TERAPI MENGURANGI KECEMASAN SELAMA MASA PANDEMI COVID. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 4(1), 107–113. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/article/view/1853
https://id.wikipedia.org/wiki/Cetak_saring
http://p2k.itbu.ac.id/id3/3064-2950/Merajut_28935_itbu_p2k-itbu.html
https://fitinline.com/article/read/5-macam-perlengkapan-yang-dibutuhkan-untuk-merajut/
https://lapaspadang.kemenkumham.go.id/index.php?option=com_attachments&task=download&id=44
http://www.bphn.go.id/data/documents/99pp032.pdf
http://file.upi.edu/Direktori/FPTK/JUR._PEND._KESEJAHTERAAN_KELUARGA/194608291975012-ARIFAH/BAHAN_AJAR__DASAR_DESAIN_MODE.pdf
http://staffnew.uny.ac.id
DOI: http://dx.doi.org/10.33376/jdes.v1i2.1225
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright of Communication Design : Jurnal Desain
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

