Evaluasi Penghawaan dan Sirkulasi Ventilasi Udara Di Dalam Ruang Poli Gigi

Rizka Alya Triztika

Abstract


Abstract: Dental health services are services that are most prone to being contaminated with various viruses from patients, one of the health services in the city of Bogor is Health Center Kedung Badak. Interior design knowledge is needed only for thermal comfort, with current conditions needed to support health in the dental poly room, From the analysis of the standardization of the Ministry of Health of the hospital as a health service facility, a gathering place for sick and healthy people, or can be a place for disease transmission and allow the occurrence of environmental pollution and health problems, air circulation in a space is not only supported by natural or artificial ventilation, but is also supported by good air circulation, placement of layout and spatial planning. Poor air circulation can affect the health of patients and other health workers,  alsoin addition to affecting the atmosphere and comfort in the room, therefore this study aims to analyze the understanding of users of space and health facilities in the dental poly room by means of observation and evaluation through descriptive research methods. quantitatively by means of a questionnaire and observation

 

Key Words: Air Conditioning, Ventilation Circulation, Thermal Comfort

 

Abstrak: Layanan Kesehatan gigi adalah layanan paling rawan terkontaminasi berbagai virus dari pasien, salah satu layanan Kesehatan di Kota Bogor adalah PKM Kedung Badak. Secara ilmu desain interior sirkulasi udara sangatlah dibutuhkan tidak hanya untuk kenyamanan thermal, dengan kondisi saat ini diperlukan untuk mendukung Kesehatan di dalam ruangan poli gigi, Dari Analisa standarisasi permenkes rumah sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan, tempat berkumpulnya orang sakit maupun orang sehat, atau dapat menjadi tempat penularan penyakit serta memungkinkan terjadinya pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan maka sirkulasi udara dalam suatu ruang tidak hanya didukung oleh penghawaan alami atau buatan saja, tapi didukung juga oleh sirkulasi udara yang baik, penempatan layout dan tata ruang. Sirkulasi uadara yang buruk dapat mempengaruhi Kesehatan pasien serta petugas Kesehatan yang bertugas, selain itu mempengaruhi suasana dan juga kenyamanan di dalam ruang, maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pemahaman pengguna ruang dan fasilitas Kesehatan dalam ruang poli gigi dengan cara observasi dan evaluasi melalui metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan cara kuesioner dan observasi.

 

Kata Kunci: Penghawaan, Sirkulasi Ventilasi, Kenyamanan Thermal


References


Sumartono, “Metodologi Penelitian Kualitatif Seni Rupa dan Desain” 2017

Pamudji, Suptandar. 1982. Interior Design II. Jakarta: Djambatan. Ernst, Neufert. 2002. Data Arsitek. Jakarta: Erlangga.

Francis, D.K. Ching. 1996. Ilustrasi Desain Interior. Jakarta: PT. Erlangga. Peter,B, Brandt, AIA, 1992. Office Design. Watson-Guptill: 1st edition. William, 1984.

Karyono, T.H. 1995. Thermal Comfort for the Indonesian Workes in Jakarta, Building Researc and Information, V ol.23 No.6, November/December, pp.317-323. U.K.

Maulianti, Syaidatul. 2021. KECUKUPAN UDARA MEMPENGARUHI KENYAMANAN PADA RUANG KAMAR, Jurnal Kesehatan Lingkungan, 18(1), 1-7

Permenkes Lampiran Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit

pada Permenkes Nomor HK.01.07/MENKES/382/2020 Tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum

Latifah, Nur Laela. 2015. Fisika Bangunan 1. Jakarta: Griya Kreasi (Penebar Swadaya Group)




DOI: http://dx.doi.org/10.33376/jdes.v2i1.1399

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Indexed by: 
Google Scholar Mendeley Scientific Indexing Services   


Copyright of Communication Design : Jurnal Desain

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.